Pembagian Daging Aqiqah Dalam Bentuk Matang Atau Mentah? – Aqiqah Sleman Terbaru 2019

Hewan Aqiqah merupakan hewan yang bisa kita gunakan untuk mengaqiqahkan anak kita yang baru lahir dan telah mencapai umur yang ditentukan dalam ketentuan buat anak yaitu telah bisa diaqiqahkan. Yaitu kalau anak itu telah berumur 7 hari, 14 hari ataupu telah berumur 21 hari.

Hewan ini tentu saja bukan hewan yang relatif besar atau hewan yang terlalu mahal untuk di beli atau di raih. Melainkan lebih disarankan untuk memilih menggunakan hewan mamalia kecil saja. Misalnya seperti kambing, domba, biri-biri dan lain sebagainya. Hal ini memang lebih baik untuk Anda.
Selain itu dalam pembagiannya sebenarnya ada dua cara yang berbeda yang sebelumnya terlebih dahulu dapat Anda pahami bagaimana keduanya bisa berjalan. Yang pertama yaitu Anda bisa menggunakan cara pembagian pada saat daging masih mentah dan juga yang kedua bisa di bagikan saat daging sebelumnya telah kita olah terlebih dahulu.

Untuk cara yang pertama yaitu cara pembagian yang mentah, maka kita bisa langsung untuk membagikannya ke keluarga, sahabat, fakir miskin dan lain sebagainya untuk mereka masak sendiri. Akan tetapi kalau yang kedua itu adalah cara yang pembagian secara matang tentu saja kita bisa untuk terlebih dulu mengundang keluarga, sahabat atau fakir miskin ke rumah kita untuk kemudian memakannya ataub isa juga di bagikan setelah matang.

Kedua cara ini sebenarnya gak ada salah karena keduanya boleh dilakukan. Mau itu dilakukan dengan cara membagikannya secara mentah maupun secara matang itu sama-sama baiknya asal Anda sebelumnya memiliki niat yang memang baik dalam pembagian daging hewan aqiqah ini.
Akan tetapi pada beberapa ulama memang berpendapat akan lebih baik jika kita membagikan daging hewan aqiqah ini dalam keadaan matang saja. Kitta bisa mengolahnya menajdi makanan seperti gulai atau sate dulu baru nanti kita bagikan kepada orang-orang. Mungkin ini bisa dibilang mejadi cara yang paling baik di bandingkan dengan pembagian secara mentah.

Beda halnya memang kalau kita perhatikan seperti pada saat acara qurban di Hari Raya Idul Adha dimana dalam pembagian daging pada saat itu tentu saja dalam keadaan yang mentah dan juga jarang yang membagikannya secara matang. Hal ini memang kalau kita perhatikan sangat beda.

Tapi sekali lagi kalau kita di tanya mengenai sebenarn ya mana yang terbaik dalam membagikan daging aqiqah itu dalam keadaan matang atau mentah, maka kalau bisa dibilang membagikannya yang sudah matang adalah yang leih baik. Terutama kalau kita akan membagikannya kepada fakir miskin. Kan belum tahu apakah mereka memiliki cukup biaya buat memasak daging yangtelah kita berikan. Maka dari itu lebih baik kalau matang saja.

Itulah pembahasan perbandingan mengenai aqiqah sleman yaitu lebih baik mana antara pembagian hewan aqiqah secara matang atau mentah. Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *